SEMARANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Jawa Tengah periode 2026–2030 menggelar rapat perdana di Kota Semarang, Sabtu (25/7). Rapat yang dihadiri 20 pengurus tersebut menjadi momentum awal menyatukan visi kepengurusan baru dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi baseball serta softball di Jawa Tengah.
Ketua Umum Pengprov Perbasasi Jawa Tengah, Ir. Devri Alfiandy, M.Si, mengatakan kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi, memperkuat koordinasi antarbidang, serta membangun komunikasi yang baik dengan pengurus kabupaten/kota, klub, pelatih, wasit, dan atlet.
“Organisasi yang solid menjadi kunci lahirnya prestasi. Karena itu, seluruh pengurus harus bekerja bersama, membangun koordinasi yang baik, dan menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain penguatan organisasi, Perbasasi Jateng juga menetapkan pembinaan atlet usia muda sebagai program utama. Pembinaan dilakukan secara berjenjang melalui kompetisi dan kejuaraan yang rutin sehingga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional.
Rapat juga membahas pengembangan kualitas wasit dan pelatih melalui pelatihan dan sertifikasi guna meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan pertandingan baseball dan softball di Jawa Tengah.Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 yang akan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026, Pengprov Perbasasi Jateng perkuat penyelenggaraan Pra-Porprov sebagai ajang kualifikasi sekaligus pemetaan kekuatan masing-masing daerah.
Melalui konsolidasi organisasi, pembinaan atlet yang berkesinambungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, Perbasasi Jawa Tengah optimistis mampu meningkatkan prestasi baseball dan softball sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Jawa Tengah pada Porprov maupun kejuaraan nasional.(nan)



