BULOG Jateng Genjot Distribusi Jagung Pakan, Realisasi SPHP Tembus 83,28 Persen

Berita Rekomendasi

SEPUTARJATENG.ID, SEMARANG – Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Tengah terus mempercepat distribusi jagung pakan untuk membantu menjaga biaya produksi peternak. Hingga 7 Oktober 2026, penyaluran melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 32.406 ton dari total alokasi 38.913,85 ton.

Realisasi tersebut setara 83,28 persen dari alokasi yang tersedia. Melalui program ini, BULOG menyediakan jagung pakan dengan harga Rp 5.000 per kilogram untuk membantu peternak mendapatkan bahan baku dengan harga terjangkau.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Sri Muniati, mengatakan percepatan penyaluran dilakukan agar jagung pakan dapat menjangkau peternak yang membutuhkan. BULOG juga mengoptimalkan kerja sama dengan koperasi dan asosiasi peternak untuk memperlancar distribusi hingga ke penerima manfaat.

Baca Juga:  Selamat, Akhirnya Muhaimin Terpilih Jadi Ketua Pengkot PBSI Semarang

“Kami berkomitmen mempermudah peternak, khususnya peternak mikro dan kecil, dalam memperoleh jagung pakan sesuai harga patokan pemerintah, yaitu Rp 5.000 per kilogram. Penyaluran terus diakselerasi melalui kerja sama dengan koperasi dan asosiasi peternak sebagai mitra distribusi agar tepat sasaran, efisien, dan langsung sampai ke tangan peternak,” ujar Sri Muniati dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10).

Program SPHP jagung di Jawa Tengah sejauh ini telah menjangkau 18 koperasi dan asosiasi peternak dengan total 1.310 peternak. Pelibatan mitra distribusi tersebut diharapkan memudahkan akses terhadap jagung pakan sekaligus memperluas jangkauan program di berbagai daerah.

Di sisi lain, BULOG Jateng juga menjalankan penugasan pemerintah untuk menyerap jagung hasil produksi petani dalam negeri. Pengadaan ini menjadi bagian dari pembentukan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP), sekaligus mendukung kepastian penyerapan hasil panen petani.

Pemerintah menetapkan target pengadaan jagung nasional sebesar satu juta ton pada 2026. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan Rp 5.500 per kilogram di tingkat petani, sedangkan jagung yang memenuhi standar kualitas di gudang BULOG dibeli dengan harga Rp 6.400 per kilogram.

Baca Juga:  CCEP Indonesia Resmikan PLTS Atap 1,2 MWp di Semarang, Dorong Transisi Energi Bersih

BULOG Jawa Tengah mencatat penyerapan jagung dalam negeri telah mencapai 11.237 ton. Upaya tersebut terus dioptimalkan melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan dan penguatan jaringan pengadaan.

Penyerapan hasil panen dan penyaluran jagung pakan menjadi dua langkah yang saling melengkapi dalam menjaga rantai pasok. Di satu sisi, petani diharapkan memperoleh kepastian pasar, sedangkan di sisi lain peternak membutuhkan ketersediaan bahan baku dengan harga yang mendukung keberlangsungan usaha.

Menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, BULOG juga memperkuat pengelolaan stok serta distribusi jagung untuk menjaga ketersediaan pasokan. Langkah ini diharapkan membantu mengantisipasi kebutuhan akhir tahun sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Baca Juga:  Impor Beras Dihentikan, BULOG Targetkan Penyerapan Beras Petani Lokal Sebanyak 350 Ribu Ton

Melalui pengadaan jagung dari petani lokal dan penyaluran SPHP, BULOG Jateng berupaya menjaga keseimbangan kepentingan produsen dan pengguna jagung. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan sektor peternakan dan penguatan ketahanan pangan nasional.(har)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini