Produk Desa Binaan Astra di Purworejo Melaju ke Pasar Dunia

Berita Rekomendasi

Purworejo, Seputarjateng.id – Semangat desa untuk menembus pasar global kini benar-benar terwujud. Dari tangan-tangan warga Purworejo, produk Coffee Wood dan Coconut Rope Dog Chew hasil olahan limbah kayu kopi dan sabut kelapa kini resmi diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat.

Pelepasan ekspor perdana dilakukan Astra bersama pemerintah melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), dengan nilai pengiriman mencapai Rp35 miliar. Prosesi pelepasan ditandai dengan keberangkatan kontainer pertama menuju pelabuhan ekspor, Minggu (25/2).

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Desa PDTT.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Gencarkan Bantuan Sosial dan Pangan Murah Jelang Nataru

“Langkah Astra ini menunjukkan bahwa produk desa mampu bersaing di pasar global. Kami berharap ekspor ini menjadi pintu bagi UMKM lain untuk ikut melangkah,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Kolaborasi antara Astra dan pemerintah ini merupakan upaya nyata memperkuat daya saing ekonomi berbasis desa. Melalui DSA, Astra tak hanya membuka akses pasar, tetapi juga memberikan pendampingan agar produk desa memenuhi standar internasional.

Pada momentum yang sama, Astra juga meresmikan Sentra Produksi Desa Sejahtera Astra Purworejo. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pengolahan dan pengemasan produk berbasis limbah agar dapat bersaing di pasar ekspor.

Desa Purworejo telah menjadi binaan Astra sejak 2021. Awalnya dikenal sebagai produsen bulu mata palsu ekspor, kini warga desa berhasil memperluas lini usaha dengan produk dog chew ramah lingkungan yang permintaannya meningkat pesat di pasar global.

Baca Juga:  Pastikan Harga Terkendali, Mendag Budi Santoso dan Gubernur Ahmad Luthfi Turun ke Pasar Kudus

“Kami ingin membuktikan bahwa potensi lokal bisa membawa nama Indonesia di kancah dunia,” kata Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Dalam tiga tahun terakhir, program DSA Purworejo membawa perubahan signifikan. Pendapatan masyarakat meningkat hingga 70 persen, 80 lapangan kerja baru tercipta, dan lebih dari 1.100 warga terlibat aktif dalam proses produksi dan ekspor.

Produk asal Purworejo kini telah menembus pasar di lebih dari sepuluh negara, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Turki, hingga India, dengan total nilai ekspor mencapai Rp43,52 miliar selama periode 2021–2024.

Baca Juga:  Ibu-Ibu Pengrajin Tusuk Sate di Banyumas Rasakan Manfaat Bantuan PLTS Pemprov Jateng

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Desa Sejahtera Astra sebagai motor penggerak ekonomi desa. Hingga kini, tercatat 401 desa binaan Astra telah berhasil melakukan ekspor, dengan total valuasi mencapai Rp349 miliar sejak 2020.

Dukungan Astra terhadap penguatan ekonomi berbasis desa sejalan dengan visi perusahaan untuk “Sejahtera Bersama Bangsa” dan menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.(**)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini