Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, PLN ULTG Salatiga melaksanakan kegiatan edukasi “SINAU LISTRIK” di SDN 1 Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pada Selasa (25/11). Program ini merupakan komitmen PLN untuk meningkatkan pengetahuan keselamatan ketenagalistrikan bagi generasi muda melalui pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami anak-anak.
Kegiatan “SINAU LISTRIK” memberikan pemahaman mengenai asal-usul listrik, proses penyaluran listrik dari pembangkit hingga tersalur ke rumah, serta aturan-aturan keselamatan ketika berada di dekat jaringan listrik. Selain itu, sebanyak 147 murid kelas 1 sampai dengan kelas 6 juga diajak mengenal cara menggunakan peralatan listrik secara aman di rumah maupun sekolah.
Salah satu guru SDN 1 Sugihan, Elly Dwi Indarwati, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang diberikan PLN.
“Terima kasih untuk PLN yang telah melaksanakan kegiatan ‘SINAU LISTRIK’. Anak-anak kami jadi bertambah ilmu dan wawasan terkait pemanfaatan energi listrik dan keselamatan ketenagalistrikan. Mereka bisa menerapkan ilmunya di kehidupan sehari-hari dan semoga bermanfaat,” ujar Elly.
Antusiasme siswa terlihat dari berbagai sesi tanya jawab dan demonstrasi keselamatan. Salah satu murid kelas 4, Manda, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih paham tentang bahaya bermain di sekitar jaringan listrik.
“Terima kasih PLN, saya sekarang tahu cara bermain layangan yang aman. Saya tidak main dekat SUTET lagi,” tuturnya.
Sebagai unit yang membawahi operasional jaringan transmisi di wilayah Salatiga dan sekitarnya, PLN UPT Salatiga terus memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat. Manager PLN UPT Salatiga Ardylla Rommyonegge menegaskan komitmen tersebut.
“Setiap ULTG di bawah PLN UPT Salatiga secara rutin menjalin komunikasi dan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman keselamatan ketenagalistrikan. Salah satunya melalui program ‘SINAU LISTRIK’ yang kami selenggarakan di berbagai sekolah. Kami berharap edukasi ini dapat membentuk kebiasaan aman sejak dini dan mendukung terciptanya lingkungan yang selamat bagi seluruh masyarakat.”

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan harus terus diperluas sebagai bentuk tanggung jawab PLN kepada masyarakat.
“Keselamatan menjadi prioritas utama di PLN. Melalui SINAU LISTRIK, kami berharap anak-anak memahami pentingnya menjaga diri dari bahaya listrik serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman bagi semua,” ujar Handy.
Melalui kegiatan ini, PLN ULTG Salatiga berharap generasi muda dapat tumbuh dengan pemahaman yang benar mengenai energi listrik serta lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar jaringan listrik. Program SINAU LISTRIK akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah sebagai bentuk komitmen PLN dalam mewujudkan keselamatan ketenagalistrikan di masyarakat.***



