Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Undip Bekali lbu-lbu PKK Dusun Ngancan dengan Edukasi Literasi Informasi

Berita Rekomendasi

Boyolali, Seputarjateng.id – Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) membekali ibu-ibu PKK Dusun Ngancan, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dengan edukasi literasi informasi. Kegiatan yang digelar Sabtu (1/8/2026) di rumah Ketua RT Dusun Ngancan, Dakir, ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi sekaligus mencegah penyebaran berita hoaks di media sosial.

Salah satu peserta KKN-T IDBU-07 Undip, Kafka Nafisya Rafa Rahmadani, menjelaskan kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial maupun grup percakapan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu memilah informasi, tidak mudah percaya terhadap hoaks, serta lebih bijak sebelum membagikan informasi kepada orang lain,” jelasnya.

Baca Juga:  Pertamina Catat Konsumsi BBM dan LPG di Jateng-DIY Meningkat Pasca Libur Maulid Nabi

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta dalam membedakan informasi yang merupakan fakta maupun hoaks. Hasil tersebut menjadi dasar penyampaian materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya literasi informasi di era digital. Mereka dibekali cara mengenali ciri-ciri berita hoaks, memeriksa kredibilitas sumber informasi, serta menerapkan prinsip “Stop, Cek, Baru Share” sebelum menyebarkan informasi, jelasnya.

Baca Juga:  825 Santri Daftar Beasiswa Pemprov Jateng, Pendaftaran Masih Dibuka

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi mengenai informasi yang kerap beredar di grup WhatsApp maupun media sosial. Ibu-ibu PKK juga diajak menganalisis sejumlah contoh informasi untuk menentukan apakah termasuk fakta atau hoaks.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.Ketua RT Dusun Ngancan, Dakir, mengapresiasi metode penyampaian materi yang dinilai komunikatif dan mudah dipahami peserta.

“Penyampaian materi sangat menyenangkan karena mahasiswa KKN Undip tahu siapa audiensnya dan bagaimana cara menyampaikannya. Ada selingan humor sehingga suasana lebih hidup,” katanya.

Baca Juga:  Nawal Yasin Tekankan Peran Santri sebagai Motor Literasi dan Tradisi Keilmuan

Dikatakan, materi yang diberikan juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengunggah informasi maupun mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya.

“Dari penyuluhan ini kami mendapat tips, solusi, hingga cara melakukan aduan. Yang jelas, saring sebelum sharing,” ujarnya.

Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Undip berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin bijak memanfaatkan media sosial, sehingga mampu menekan penyebaran hoaks sekaligus melindungi data pribadi dari potensi penyalahgunaan.(nan)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini