Semarang,Seputarjateng.id – JETOUR semakin agresif memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di Jawa Tengah. Dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026, PT JETOUR Sales Indonesia resmi membanderol JETOUR T2 i-DM Rp705 juta on the road (OTR) Semarang. Sebelumnya gelaran serupa berlangsung di Bandung, Jakarta dan Surabaya.
Kehadiran T2 i-DM di Kota Atlas bukan sekadar memperkenalkan model baru. Semarang dipandang memiliki posisi strategis sebagai salah satu simpul mobilitas utama Jawa Tengah, yang menghubungkan berbagai kota dan destinasi wisata hingga perjalanan lintas provinsi.
GIIAS Semarang 2026 sendiri berlangsung di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Dengan harga Rp705 juta OTR Semarang, JETOUR T2 i-DM hadir sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) yang menawarkan perpaduan tenaga listrik untuk kebutuhan harian dan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan karakter mobilitas masyarakat saat ini semakin beragam sehingga kendaraan dituntut mampu mengikuti berbagai skenario perjalanan.
“Melalui Intelligent Dual Mode, JETOUR T2 i-DM dirancang untuk menghadirkan keduanya, efisiensi tenaga listrik untuk mobilitas sehari-hari sekaligus fleksibilitas dan kemampuan untuk perjalanan jarak jauh,” ujar Ranggy.

Ia menyebutkan posisi Semarang membuat JETOUR T2 i-DM memiliki konteks yang menarik. Dari kota ini, perjalanan masyarakat tidak hanya berkutat di dalam kota, tetapi juga bergerak menuju Magelang, Dieng, Solo, Yogyakarta, hingga perjalanan lebih jauh ke Jawa Timur dan Bali.
Karakter tersebut sejalan dengan konsep T2 i-DM yang menggabungkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik dengan fleksibilitas mesin bensin.
JETOUR membekali T2 i-DM dengan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang memadukan mesin 5th Generation ACTECO 1.5 TGDI Hybrid Engine, transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) dan dua motor listrik.

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 360 PS dengan torsi maksimum 610 Nm.
Sementara itu, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh memungkinkan T2 i-DM menempuh jarak hingga 90 kilometer menggunakan tenaga listrik. Dengan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin, jarak tempuhnya diklaim mencapai lebih dari 1.200 kilometer.
Pengisian baterai juga mendukung DC Fast Charging 30–80 persen dalam 27 menit.
SUV Adventure dengan Sentuhan Elektrifikasi
Bukan hanya mengandalkan teknologi PHEV, JETOUR T2 i-DM juga membawa karakter SUV adventure melalui desain boxy dan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan 80 persen high-strength steel.
Kendaraan ini memiliki static load hingga 300 kilogram dan torsion rigidity mencapai 32.000 Nm/degree. Fitur Tie-Down Point turut disiapkan untuk membawa perlengkapan aktivitas luar ruang.
Untuk kebutuhan listrik selama perjalanan,menurut
Ranggy tersedia V2L 3,3 kW yang memungkinkan energi baterai digunakan sebagai sumber listrik portabel.
Dari sisi keselamatan, T2 i-DM dibekali 15 fitur ADAS Level 2, enam airbag dan sistem 540° Surround Vision.
Dengan harga resmi Rp705 juta OTR Semarang, JETOUR T2 i-DM menjadi salah satu model yang dibawa JETOUR untuk memperkuat penetrasi pasar Jawa Tengah.
Ranggy menjelaskan soal warna tersedia lima pilihan, yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green. Khusus Highway Gray dan Electroplated Green, konsumen dikenakan tambahan Rp10 juta.
Selama GIIAS Semarang 2026, pengunjung juga dapat mencoba langsung T2 i-DM melalui fasilitas test drive.
Pada kesempatan itu JETOUR menawarkan program khusus selama pameran, termasuk kesempatan memperoleh exclusive JETOUR luggage bagi pengunjung yang mengikuti test drive serta Special Lucky Dip hingga Rp5 juta untuk pembelian JETOUR DASHING, JETOUR X70 Plus, dan JETOUR T2.
Dengan Semarang sebagai salah satu pintu utama pergerakan masyarakat Jawa Tengah, JETOUR kini membawa T2 i-DM bukan hanya sebagai kendaraan elektrifikasi untuk perkotaan, tetapi juga sebagai SUV yang diposisikan untuk menemani perjalanan dari aktivitas harian hingga petualangan lintas kota.(AK)


