Semarang,Seputarjateng id – Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggelar gathering bersama para jurnalis di Aula Kantor DPTW PKS Jateng, Semarang, Minggu (8/3).
Kegiatan yang dikemas santai tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara pengurus partai dan insan pers di bulan Ramadan. Selain itu k menjadi ruang dialog antara PKS Jawa Tengah dan para jurnalis untuk bertukar gagasan serta masukan terkait pembangunan di Jawa Tengah
Sekretaris DPTW PKS Jateng, Julisa Ramadhan, mengatakan kegiatan ini,memang tidak hanya sekadar pertemuan formal, tetapi diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara PKS dan para jurnalis.
“Kami ingin hubungan dengan teman-teman wartawan tidak hanya sebatas rilis atau pemberitaan saja, tetapi bisa lebih dekat seperti saudara. Ramadan adalah bulan silaturahmi, sehingga kami ingin menjaga kebersamaan dengan teman-teman media, baik dari media cetak maupun online,”tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Julisa juga menyampaikan salam dari Ketua DPTW PKS Jawa Tengah Hadi Santoso yang berhalangan hadir karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Ia meminta doa dari para jurnalis agar Hadi Santoso segera diberikan kesembuhan.
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah Muhammad Afif menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini turut berperan dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan PKS kepada masyarakat.
Menurutnya, hubungan yang baik antara partai politik dan media sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi serta memperkuat komunikasi publik.

Dalam diskusi bersama jurnalis, Afif juga menjelaskan strategi PKS Jawa Tengah dalam memperluas basis dukungan di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa PKS saat ini menjalankan program nasional yang dikenal dengan konsep K2, yaitu kaderisasi dan pelayanan publik.
“K2 itu artinya kaderisasi dan pelayanan. Kami memperkuat kader yang sudah ada sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kegiatan kemasyarakatan,” jelasnya.
Kegiatan gathering juga dihadiri sejumlah anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah, di antaranya Dedy Endriyatno selaku Wakil Ketua Komisi D dan Ida Nurul Farida, anggota Komisi E yang membidangi kesejahteraan masyarakat, perempuan, dan anak.
Ida Nurul Farida dalam kesempatan tersebut juga menanggapi berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat, termasuk persoalan kekerasan terhadap seorang mahasiswa yang dikeroyok puluhan orang juga berstatus mahasiswa. Akibatnya, korban terluka parah,bahkan diduga gegar otak dan jalanani rawat inap di rumah sakit.

Dibalik kasus itu, ia menegaskan pentingnya edukasi serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan agar kasus kekerasan tidak kembali terjadi.(All)


