SEMARANG – DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menginstruksikan seluruh kader di 35 kabupaten/kota di Jateng untuk aktif menyosialisasikan sekaligus mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengatakan kader Gerindra memiliki tanggung jawab untuk menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat.
“Seluruh kader Gerindra di Jawa Tengah harus memahami dan jangan berhenti menyosialisasikan program-program Presiden Prabowo kepada masyarakat. Tidak hanya menyampaikan informasinya, tetapi juga ikut mengawal agar program tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Heri Londo, sapaan akrabnya (14/08).
Menurutnya, paska Bapak Prabowo Subianto terpilih menjadi seorang Presiden, harus terus dilanjutkan dengan kerja nyata di tengah masyarakat. Kader Gerindra tidak boleh berhenti setelah kontestasi politik selesai.
“Perjuangan kita tidak berhenti pada saat pemilu selesai. Setelah Pak Prabowo menjadi Presiden, tugas kader adalah memastikan program-program pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan rakyat,” tegasnya.
Heri Londo, yang juga wakil ketua DPRD Provinsi Jateng tersebut menyebut sejumlah program prioritas pemerintah yang perlu mendapat perhatian kader antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, penguatan ekonomi masyarakat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, serta berbagai program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Program pemerintah harus kita jelaskan kepada masyarakat dengan bahasa yang sederhana. Kalau ada masyarakat yang belum mengetahui, kader harus hadir memberikan informasi. Kalau ada persoalan dalam pelaksanaan, kader juga harus menyampaikan dan ikut mencarikan solusi,” katanya.
Ia menekankan, sosialisasi program pemerintah bukan sekadar aktivitas politik, melainkan bagian dari pengabdian kader kepada masyarakat.
“Kader harus hadir di tengah masyarakat. Dengarkan aspirasinya, jelaskan program pemerintah, kawal pelaksanaannya, dan sampaikan apabila ada kendala di lapangan. Dengan begitu, politik benar-benar menjadi jalan pengabdian,” ujarnya.

Heri juga meminta seluruh struktur Gerindra, mulai dari DPC, PAC hingga ranting, termasuk anggota legislatif dari Fraksi Gerindra, untuk bergerak bersama.
Menurutnya, sinergi antara struktur partai, legislatif dan eksekutif menjadi penting agar program-program pemerintahan Prabowo dapat berjalan efektif di Jawa Tengah.
“Jangan sampai ada jarak antara program pemerintah dengan masyarakat. Kader Gerindra harus menjadi jembatan. Kita harus memastikan masyarakat tahu programnya, tahu manfaatnya, dan bisa mengaksesnya,” jelasnya.
Heri menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan Prabowo juga menjadi tanggung jawab moral seluruh kader Gerindra.
“Kalau program pemerintah berhasil dan masyarakat merasakan manfaatnya, yang paling penting adalah rakyat yang mendapatkan manfaat. Karena itu, kader Gerindra harus berada di garis depan untuk mengawal keberhasilan program-program tersebut,” pungkasnya.***


