SEMARANG – Tingkat kemiskinan Kabupaten Klaten yang mencapai 11 persen masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Angka itu lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 9,39 persen.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta Wakil Bupati Klaten yang baru, Mahanni Yulindha Pratiwi, memprioritaskan penanganan kemiskinan dan memastikan pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Luthfi saat melantik Mahanni untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Semarang, Senin (12/10/2026). Mahanni menggantikan Benny Indra Ardhianto, suaminya yang meninggal dunia pada 7 Februari 2026.
Menurut Ahmad Luthfi, pengentasan kemiskinan harus menjadi salah satu fokus utama wakil bupati dalam menjalankan pemerintahan. Program pembangunan, kata dia, perlu dikendalikan agar menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Ada hal yang sangat krusial yang nanti akan diemban oleh wakil bupati. Apa pun yang dibangun oleh Kabupaten Klaten, wakil bupati sebagai pengendali mengentaskan angka kemiskinan,” kata Luthfi.
Tantangan Klaten tidak hanya terlihat dari angka kemiskinan. Data 2025 menunjukkan pertumbuhan ekonomi kabupaten tersebut sebesar 4,62 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,37 persen.

Kesenjangan itu menjadi salah satu persoalan yang perlu dicermati pemerintah daerah, terutama dalam memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga. Upaya penanganan kemiskinan membutuhkan program yang terarah, koordinasi antarlembaga, serta pelaksanaan yang menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Luthfi menegaskan, angka kemiskinan merupakan salah satu indikator untuk melihat hasil kerja pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
“Jadi, angka kemiskinan adalah output daripada apa yang kita lakukan sebagai pejabat publik, baik itu gubernur maupun bupati,” ujarnya.

Selain mendorong penanganan kemiskinan, Luthfi meminta Mahanni membangun kerja sama yang solid dengan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Ia mengingatkan agar keduanya bekerja dalam satu arah, sehingga pelaksanaan program pemerintahan tidak terhambat persoalan koordinasi.
“Ya, pokoknya harus satu paket dalam rangka mengembangkan. Saya yakin beliau berdua akan setuju,” katanya.
Menurut Luthfi, kekompakan kepemimpinan diperlukan untuk mengoptimalkan potensi Klaten, termasuk posisinya yang berbatasan langsung dengan Daerah Istimewakan Yogyakarta.
“Oleh karena itu, collaborative government antara wakil dan bupati menjadi kunci yang utama,” tegas Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.
Mahanni terpilih sebagai wakil bupati melalui pemungutan suara dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Ia memperoleh seluruh 49 suara anggota dewan yang mengikuti pemungutan suara.
Dengan dimulainya masa tugas Mahanni, tantangan pemerintahan Klaten bukan sekadar mengisi posisi wakil bupati yang kosong, melainkan memastikan program pembangunan menjawab persoalan yang dihadapi warga. Penurunan kemiskinan, penguatan ekonomi daerah, dan pengendalian harga kebutuhan pokok menjadi sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian pemerintah kabupaten.*


