Polda Jateng Grebek Tempat Hiburan Malam Suguhkan Tari Telanjang, Seorang ‘Mami’ Disel

Berita Rekomendasi

Semarang, seputarjateng. Id- Polda Jateng bertindak tegas menggerebek tempat karaoke di jalan Kyai Saleh Semarang.Tempat hiburan
hiburan ‘Mansion KTV & Bar’ itu diketahui bekas menyuguhkan penari bugil. Namun, dari hasil penggrebekan, Jumat(28/2) dinihari, penyidik telah menetapkan seorang tersangka
berinisial YS alias Mami U, yang berperan dalam mengatur aktivitas tersebut.
Hal itu diungkapkan Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio di Mapolda Jateng, jalan Pahlawan Semarang.
Dir Reskrimum mengatakan penyidik telah mengumpulkan keterangan melalui wawancara, pengamatan langsung, serta penyelidikan di lokasi kejadian. Hasilnya menunjukkan adanya indikasi kuat pelanggaran hukum terkait kesusilaan.

Baca Juga:  Ekonomi Jateng 2025 Tumbuh Solid, APBN Jadi Penopang Stabilitas Fiskal Daerah

” Tempat karaoke ini terbukti menawarkan paket hiburan yang mencakup jasa tarian tanpa busana (striptease) serta layanan asusila lainnya yang dilakukan di tempat maupun di hotel”, tuturnya.
Sebagai langkah penegakan hukum, penyidik telah melakukan penggeledahan serta menyita sejumlah barang bukti dari lokasi. Selain itu, sebanyak 20 orang saksi, termasuk karyawan dan pemandu lagu, telah diperiksa guna mendalami kasus ini.

Baca Juga:  Kejati Jateng Bongkar Dugaan Korupsi Plaza Klaten 14,2 Miliar, Direktur PT MMS JFS di Tahan

Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini dengan mengedepankan prinsip penegakan hukum yang profesional dan humanis. Selain itu, penyidik juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meninjau aspek perizinan serta kepatuhan hukum tempat hiburan tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengimbau seluruh pengelola usaha hiburan malam agar mematuhi aturan dan menjaga norma kesusilaan dalam menjalankan usahanya.

Baca Juga:  1.000 Rumah Warga Kurang Mampu di Jateng Kini Terang Berkat Program Listrik Gratis

” Kami mengingatkan seluruh pelaku usaha hiburan di Jawa Tengah agar mematuhi peraturan dan menjaga etika dalam operasionalnya. Langkah ini penting untuk mencegah kasus serupa,” tandas Kombes Pol Artanto.

Polda Jateng menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan hukum terhadap tempat hiburan yang melanggar aturan, terutama yang berpotensi merusak moral dan ketertiban masyarakat.(All)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini