Pasar Modal Jateng Menguat Sepanjang 2025Investor Baru Melonjak, Edukasi Capai Ribuan Peserta

Berita Rekomendasi

Semarang,Seputarjateng.id— Kinerja pasar modal di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Tengah I mencatat pemulihan signifikan setelah awal tahun sempat diwarnai tekanan ekonomi global maupun domestik.

Hal itu diungkapkan Kepala BEI Jateng I, Fanny Rifqi El Fuad kepada wartawan,Rabu(26/11,2025) di Semarang.

Ia menyebutkan tren pemulihan pasar mulai terasa sejak semester pertama hingga memasuki kuartal ketiga 2025.“Kami bersyukur karena kondisi pasar modal di Jawa Tengah, khususnya wilayah Semarang, mengalami pertumbuhan yang cukup positif sepanjang tahun ini”,tuturnya.

Fanny menjelaskan dinamika pasar pada awal tahun dipicu situasi geopolitik dan perlambatan ekonomi nasional. IHSG sempat melemah dan beberapa kali terjadi trading halt. Namun situasi kembali membaik menjelang pertengahan tahun.

Baca Juga:  Belanja Elektronik Sambil Main Bareng , Sharp Ramaikan Queen City Mall Semarang

Peningkatan paling menonjol terlihat pada jumlah investor baru. Hingga Oktober 2025, BEI Jateng mencatat 215.915 Single Investor Identification (SID) atau 221 persen dari target tahunan.
“Angka ini menunjukkan minat masyarakat yang sangat besar untuk masuk ke pasar modal”, jelasnya.

Dari sisi literasi, kegiatan edukasi yang digelar BEI Jateng juga meningkat jauh di atas harapan. Sepanjang Januari–Oktober 2025, tercatat 4.868 kegiatan edukasi, atau 1.147 persen dari target.
“Capaian edukasi ini sangat luar biasa. Antusiasme masyarakat Jateng terhadap pembelajaran pasar modal terus bertambah,” terangnya.

Pada tahun yang sama, BEI Jateng menambah lima Galeri Investasi (GI) baru, melebihi target empat GI. Penambahan dilakukan di Universitas Muhammadiyah Tegal, STIKES Telogorejo, Sekolah Vokasi Undip, SMA Negeri 6 Semarang, dan SMK Negeri 1 Salatiga.

Baca Juga:  Gubernur Ahmad Luthfi Optimis Jateng Raih Juara Umum di Pomnas XIX

Kepala BEI Jateng I mengatakan perluasan GI ke tingkat SMA dilakukan karena minat generasi muda terhadap investasi semakin tinggi.
“Anak-anak muda sekarang lebih sadar pentingnya berinvestasi. Edukasi sejak SMA kami nilai sangat efektif,” ya.bahnya.

Untuk tahun 2026, BEI Jateng menargetkan metode edukasi yang lebih menarik dan interaktif, termasuk penguatan kompetisi edukatif melalui IDX Mobile.

Atas berbagai capaian tersebut, BEI Jateng I berhasil meraih Kantor Perwakilan Terbaik se-Indonesia tahun 2025. Selain itu, Galeri Investasi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro dinobatkan sebagai The Best Award 2025 untuk kategori kegiatan edukasi terbanyak.

Baca Juga:  Polda Jateng Grebek Tempat Hiburan Malam Suguhkan Tari Telanjang, Seorang 'Mami' Disel

“Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat dua penghargaan sekaligus. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas edukasi dan layanan pasar modal,” kata Fanny gembira .(All)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini