Sido Muncul Fasilitasi Operasi Katarak Gratis untuk 100 Warga Semarang

Berita Rekomendasi

Semarang, Seputarjateng.id — Komitmen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan operasi katarak gratis bagi 100 warga kurang mampu di Kota Semarang. Program ini terselenggara berkat kemitraan dengan PERDAMI Jawa Tengah serta Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan dua tahun berdirinya RS Unimus. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul, DR. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Direktur RS Unimus, dr. M. Riza Setyawan, MOSH., FISQua.

Irwan Hidayat menegaskan bahwa dukungan Sido Muncul tidak hanya bersifat kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata untuk kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Tingkat Pengangguran Terbuka Purbalingga 4,96 Persen

“Dana yang kami gunakan sebagian berasal dari anggaran iklan. Prinsipnya, setiap program harus memberikan manfaat langsung. Kami ingin banyak orang merasakan dampak positifnya,” ujar Irwan.

Ia juga menyampaikan bahwa operasi katarak gratis telah menjadi program rutin Sido Muncul sejak 2011, dan perusahaan turut aktif mendukung penanganan berbagai isu sosial lain seperti bibir sumbing, stunting, hingga sektor pariwisata yang memiliki efek sosial ekonomi.

Irwan mengingatkan masyarakat agar tidak menunda tindakan operasi katarak, karena satu-satunya cara untuk mengembalikan penglihatan adalah melalui operasi.

“Jika penglihatan menurun, kualitas hidup juga ikut turun. Dan katarak terus meningkat setiap tahun, jadi jangan dibiarkan,” tegasnya.

Direktur RS Unimus, dr. M. Riza Setyawan, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Sido Muncul dan PERDAMI Jateng kepada fasilitas kesehatan yang ia pimpin.

Baca Juga:  Jalan Mulus, Wisata Melesat: Cara Kaliwedi Raih Status Desa Mandiri

“Banyak pasien yang sebenarnya bisa kembali produktif setelah operasi, namun masih takut atau terkendala biaya. Melalui kolaborasi ini kami bisa membantu lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Masrukhi M.Pd., turut hadir dan mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, intervensi seperti ini sangat bermakna bagi masyarakat kurang mampu.

“Sido Muncul telah memberikan harapan bagi mereka yang selama ini terhambat gangguan penglihatan. Ini langkah yang sangat mulia,” ungkapnya.

Dari pihak PERDAMI Jateng disampaikan bahwa katarak masih menyumbang sekitar 75 persen kasus kebutaan di Indonesia. Karena itu, sinergi lintas sektor seperti dengan industri dan rumah sakit menjadi salah satu upaya paling efektif untuk menekan angka kebutaan nasional.

Baca Juga:  SP PGN Siap Dukung Pemanfaatan Gas Bumi Nasional Demi Swasembada Energi

Salah seorang peserta operasi, Sugeng (62), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Kalau harus operasi sendiri biayanya besar sekali. Bersyukur bisa ikut operasi gratis,” katanya.

Sepanjang tahun 2025, Sido Muncul telah melaksanakan program operasi katarak di berbagai daerah, mulai dari Pekalongan, Jonggol, Yogyakarta, Sukabumi, Jepara hingga Labuan Bajo. Pelaksanaan di Semarang ini kembali mengukuhkan kepedulian perusahaan dalam mengatasi masalah penglihatan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang kurang mampu.(**)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini