Semarang — Menjelang penayangan serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Desember 2025, film Timur hadir menyapa penonton Semarang melalui acara Meet and Greet sekaligus Nonton Bareng di Tentrem Mall XXI, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para penggemar film nasional untuk bertemu langsung dengan para kreator di balik film debut penyutradaraan Iko Uwais tersebut.
Film Timur merupakan produksi perdana Uwais Pictures yang menandai langkah baru Iko Uwais, tak hanya sebagai aktor laga, tetapi juga sebagai sutradara. Lewat film ini, Iko menghadirkan sajian aksi yang intens namun dibalut cerita emosional tentang persaudaraan, pengorbanan, dan nilai kemanusiaan yang kuat. Pendekatan tersebut membuat Timur terasa berbeda dari film laga pada umumnya.
Acara Meet and Greet Nonton Bareng di Semarang mendapat dukungan dari Bank Negara Indonesia (BNI). Kehadiran BNI sebagai mitra pendukung menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri kreatif, khususnya perfilman nasional, agar terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran Raffi Ahmad yang datang memberikan dukungan langsung terhadap film Timur. Kehadiran Raffi memiliki makna tersendiri, mengingat sang istri, Nagita Slavina, terlibat sebagai Executive Producer dalam film ini. Raffi mengaku bangga melihat perkembangan kualitas film Indonesia yang dinilainya semakin matang dan berani mengeksplorasi cerita dengan pendekatan yang lebih emosional.
Menurut Raffi, Timur menunjukkan bahwa film laga Indonesia kini tidak hanya mengandalkan adegan pertarungan, tetapi juga memiliki kedalaman cerita yang mampu menyentuh perasaan penonton. Ia menyebut film ini sebagai bukti bahwa perfilman nasional telah berada di kelas yang berbeda.
Antusiasme penonton Semarang terlihat jelas usai pemutaran film. Banyak yang memberikan respons positif dan mengaku terkejut dengan pendekatan cerita yang dihadirkan. Tak sedikit penonton yang tersentuh secara emosional karena kuatnya nilai persaudaraan yang menjadi benang merah cerita film ini.

Salah satu penonton mengungkapkan bahwa ia tidak menyangka film Timur menghadirkan cerita yang begitu dalam dan menyentuh. Menurutnya, film ini bukan sekadar tontonan aksi, melainkan juga kisah yang mampu menggugah emosi hingga membuat penonton terharu.
Sebelum menyambangi Semarang, rangkaian Meet and Greet Nonton Bareng film Timur juga telah digelar di Surabaya dan Bandung. Respons positif di berbagai kota tersebut semakin menguatkan optimisme menjelang penayangan nasional film ini.
Didukung oleh BNI, film Timur dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025. Tiket penayangan hari pertama telah tersedia melalui berbagai platform penjualan tiket daring. Kehadiran Timur diharapkan dapat memperkaya khazanah film Indonesia dan menjadi salah satu tontonan yang berkesan di penghujung tahun ini.***



