Semarang – Dyah Tunjung Pudyawati resmi ditetapkan sebagai Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang masa bakti 2025–2029. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Kota (Muskot) KORMI Kota Semarang yang digelar di Gedung Ki Narto Sabdo, Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Selasa (16/12/2025) malam.
Muskot dihadiri oleh perwakilan induk organisasi olahraga (Inorga) yang tergabung dalam KORMI Kota Semarang. Dalam proses pemilihan, forum secara mufakat menetapkan Dyah Tunjung sebagai ketua setelah memperoleh 24 suara sah dari total 27 peserta yang hadir.
Pimpinan Sidang Muskot KORMI Kota Semarang, Bambang Totoriyanto, menjelaskan bahwa proses pemilihan telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan tata tertib yang disepakati bersama.
“Penetapan ini sah. Ibu Dyah Tunjung terpilih sebagai Ketua KORMI Kota Semarang dengan perolehan 24 suara dari 27 peserta, dan telah memenuhi kuorum,” ujar Bambang.
Ia mengakui, dalam pelaksanaan Muskot sempat terjadi dinamika dan perbedaan pendapat terkait mekanisme persidangan. Namun, seluruh peserta akhirnya sepakat untuk melanjutkan proses pemilihan hingga tuntas.
“Berdasarkan kesepakatan forum, ketentuan di luar tata tertib serta AD/ART dikesampingkan. Jika mengacu pada AD/ART, proses dan hasil pemilihan ini sah dan final,” tegasnya.

Dyah Tunjung Pudyawati dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Semarang yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga dan pariwisata. Saat ini, ia juga menjabat sebagai pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Dyah Tunjung—yang akrab disapa Mbak Tunjung—menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara KORMI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, serta para pemangku kepentingan lainnya guna mendorong penerapan gaya hidup sehat di masyarakat Kota Semarang.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan dan pengembangan induk organisasi olahraga rekreasi agar lebih aktif, kreatif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda dan kelompok rentan.

“Di bawah kepemimpinan saya, KORMI diharapkan mampu menjadikan Kota Semarang sebagai kota yang sehat, kuat, dan penuh energi positif melalui olahraga masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Mbak Tunjung berencana memperbanyak penyelenggaraan event dan festival olahraga rekreasi di Kota Semarang sebagai upaya pelestarian budaya, penguatan kebersamaan sosial, sekaligus promosi potensi daerah.
“Saya berharap KORMI Kota Semarang dapat menjadi wadah yang solid, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia,” pungkasnya.*


