Lindungi Masyarakat, Lanal Semarang Kawal Pemusnahan Bawang Bombay Selundupan

Berita Rekomendasi

Semarang – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta perlindungan masyarakat melalui keterlibatan aktif pada kegiatan pemusnahan ribuan karung bawang bombay impor ilegal di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

Sebanyak 6.171 karung bawang bombay ilegal dimusnahkan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Semarang Nomor I/Pen Mus.BB/2026/PN Semarang tertanggal 21 Januari 2026. Pemusnahan dilaksanakan di Instalasi Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan kawasan Genuk, Semarang, dengan pengamanan dan pengawasan lintas instansi, termasuk dukungan unsur TNI AL melalui Lanal Semarang.

Baca Juga:  Program DAIFEST Berlangsung hingga 31 Desember 2024, Bisa Dapat Hadiah Mobil dan Liburan ke Luar Negeri

Komandan Lanal Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc., menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan wujud nyata peran TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah maritim sekaligus mengawasi jalur distribusi logistik dari praktik penyelundupan melalui pelabuhan.

Menurutnya, pengawasan yang ketat serta sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran barang ilegal yang tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Sido Muncul Gandeng Unnes Dorong Pemanfaatan Obat Herbal

“Pemusnahan barang bukti ini diharapkan memberi efek jera kepada pelaku penyelundupan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap keseriusan aparat dalam menegakkan hukum,” ujarnya.

Lanal Semarang menilai, kolaborasi yang solid antara aparat penegak hukum dan instansi terkait sangat penting untuk memastikan pelabuhan dan jalur distribusi di wilayah Jawa Tengah tetap aman dari peredaran barang ilegal yang berisiko terhadap stabilitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.*

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini