UNGARAN – Di tengah ketidakpastian ekonomi dan risiko kehidupan yang tak terduga, kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama industri jasa keuangan.
Komitmen untuk menjaga amanah tersebut dibuktikan secara nyata oleh PT Asuransi BRI Life (BRI Life) yang menyerahkan santunan klaim meninggal dunia kepada ahli waris nasabah di Kantor BRI Unit Ungaran, Kabupaten Semarang.
Acara penyerahan santunan ini tidak hanya menjadi momen emosional bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi penegasan kuat atas integritas dan profesionalisme BRI Life dalam memberikan proteksi finansial.
Penyerahan uang santunan dilakukan secara simbolis oleh Supervisor Operasional & Layanan (SOL) BRI Unit Ungaran, Sulistyorini Rosa, bersama perwakilan dari Bancassurance Relationship Officer (BRO) Brilife kepada ahli waris yang sah.
Nasabah yang meninggal dunia tersebut tercatat sebagai pemegang dua polis Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM) dari BRI Life. Dengan premi yang sangat terjangkau, yakni Rp 50.000 per polis, nasabah telah mempersiapkan jaring pengaman finansial bagi keluarganya.
Sulistyorini Rosa, dalam pernyataannya, menekankan pentingnya sinergi antara unit perbankan BRI dengan anak usahanya, BRI Life.

“Ini adalah bukti nyata bahwa produk yang kami tawarkan melalui BRI benar-benar memberikan manfaat konkret bagi nasabah. Pembayaran klaim ini bukan sekadar transaksi, melainkan wujud tanggung jawab dan kepedulian kami untuk memastikan keluarga nasabah terlindungi saat menghadapi masa-masa sulit,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (31/1/2026).
Ia menambahkan, kepercayaan yang dibangun tidak hanya berhenti saat nasabah membeli produk, melainkan terus dijaga hingga proses klaim yang mudah dan transparan.
“Kami di BRI Unit Ungaran turut berduka cita atas kehilangan yang dialami keluarga. Namun di sisi lain, kami merasa lega dapat membantu meringankan beban finansial mereka melalui pencairan santunan ini. Ini memperkuat keyakinan kami untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya proteksi asuransi,” jelas Sulistyorini.

Produk AMKKM sendiri dirancang khusus untuk menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas, sejalan dengan misi inklusi keuangan pemerintah.
Dengan premi yang ringan, produk ini menawarkan perlindungan esensial terhadap risiko kecelakaan, biaya perawatan kesehatan, hingga meninggal dunia.
Hal ini membuktikan bahwa asuransi bukan lagi produk eksklusif bagi kalangan atas, melainkan sebuah kebutuhan mendasar bagi setiap lapisan masyarakat untuk mitigasi risiko.
Perwakilan BRO Brilife yang hadir dalam penyerahan tersebut menyatakan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam pembayaran klaim adalah prioritas utama perusahaan.
Langkah proaktif BRI Life dalam menyelesaikan klaim ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan nasabah, tidak hanya terhadap produk asuransi tetapi juga terhadap institusi BRI secara keseluruhan.***


