BULOG Turun Langsung ke Pasar, Pastikan Ketersediaan dan Keterjangkauan Pangan Terjaga

Berita Rekomendasi

TEGAL – Perum BULOG melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengamanan periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Di Jawa Tengah, salah satu titik pantauan dilakukan di Pasar Pagi Tegal, Kota Tegal, pada Senin (24/2/2026). Sidak tersebut dipimpin langsung Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq, didampingi Pemimpin Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati dan Pemimpin Cabang Tegal Agung Rohman.

Kegiatan ini juga melibatkan Kepala Pasar Pagi, Satgas Pangan Polres, Dinas Pertanian dan Pangan, serta jajaran TNI Kodim setempat. Kehadiran lintas instansi tersebut menunjukkan sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan di tingkat daerah.

Baca Juga:  Magelang–Temanggung Segera Terhubung BRT Trans Jateng di 2027

Dalam peninjauan itu, rombongan memantau langsung harga dan ketersediaan beras, gula, minyak goreng Minyakita, serta sejumlah komoditas strategis seperti cabai. Tim juga berdialog dengan para pedagang untuk memperoleh gambaran perkembangan harga di lapangan.

Hasil pemantauan menunjukkan pasokan bahan pokok relatif tersedia dan harga masih terkendali. Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan tipis, namun masih dalam batas wajar. Bahkan, harga cabai yang sebelumnya sempat menyentuh Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram kini mulai turun di kisaran Rp80.000 per kilogram.

Baca Juga:  Bank Jakarta Jamin Stabilitas, Kasus Kredit Semarang Tak Pengaruhi Keamanan Dana Nasabah

“Secara umum harga kebutuhan pokok relatif terkendali. Ada yang naik sedikit, tapi tidak terlalu signifikan. Beras, gula, minyak tersedia dan harganya stabil,” ujar Marga Taufiq di sela kegiatan.

Sementara itu, Pemimpin Kanwil Jawa Tengah Sri Muniati memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika diperlukan, BULOG siap menggelontorkan tambahan pasokan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga:  RUPSLB SIG : Komisaris Independen Diberhentikan Dengan Hormat

Pengawasan distribusi Minyakita juga terus diperkuat untuk memastikan barang tersedia di pasaran dengan harga sesuai ketentuan. BULOG menegaskan akan terus melakukan monitoring dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna mengantisipasi potensi lonjakan harga menjelang Ramadan.

Melalui langkah ini, BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan nasional. Masyarakat diimbau tetap tenang karena stok beras dan kebutuhan pokok lainnya dipastikan aman selama periode HBKN 2026.***

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini