Semarang,Seputarjateng.id – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada Rabu (4/3) menyebabkan gangguan jaringan listrik di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta. Akibatnya, sebanyak 894.053 pelanggan sempat mengalami pemadaman listrik.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan gangguan dipicu oleh pohon tumbang, baliho roboh, serta material yang terbawa angin dan mengenai jaringan listrik.
Menurutnya, dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan 129 penyulang jaringan listrik dan 12.989 gardu distribusi terdampak. Gangguan tercatat terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Cilacap, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, Grobogan, Kudus, hingga Sukoharjo.
Petugas PLN langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak dengan melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan. Hingga Kamis (5/3) pukul 03.00 WIB, proses pemulihan telah mencapai sekitar 97 persen pelanggan yang sebelumnya terdampak.
PLN menegaskan proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.
Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya jaringan listrik yang rusak akibat cuaca ekstrem. Jika menemukan kabel listrik putus atau tiang listrik miring, masyarakat diminta tidak mendekat dan segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan Contact Center 123.(All)



