Semarang,Seputarjateng.id – Ribuan warga memadati halaman Balai Kota Semarang untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu pagi (21/3).
Kegiatan tahunan ini kembali digelar Pemerintah Kota Semarang sebagai wadah ibadah sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Suasana khidmat bercampur hangat terasa sejak pagi hari. Warga dari berbagai penjuru kota datang bersama keluarga untuk mengikuti salat berjamaah di ruang terbuka tersebut.
Wali Kota Agustina Wilujeng menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
“Kami bersyukur masyarakat sangat antusias hadir. Ini bukan hanya ibadah, tapi juga kesempatan untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan antarwarga,” tuturnya..
Selain dihadiri umat Muslim, kegiatan ini juga melibatkan tokoh masyarakat, perwakilan lintas agama, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran berbagai elemen tersebut dinilai menjadi cerminan kehidupan masyarakat Semarang yang rukun dan harmonis.
Usai pelaksanaan salat, warga diberi kesempatan untuk bersilaturahmi langsung dengan wali kota dan jajaran pemerintah. Momen ini dimanfaatkan masyarakat untuk saling berjabat tangan dalam suasana penuh keakraban.

Pemerintah kota juga menyediakan hidangan sederhana sebagai bentuk kebersamaan. Warga tampak menikmati suasana santai sambil berbincang dengan sesama jamaah.
Di tengah libur Lebaran, Agustina memastikan layanan publik tetap berjalan dengan sistem penyesuaian kerja. Ia menegaskan pemerintah tetap siap melayani kebutuhan masyarakat, terutama dalam kondisi mendesak.
Selain itu, masyarakat dan para pemudik juga diajak untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Semarang yang tetap beroperasi selama libur Lebaran, seperti Kota Lama Semarang dan Lawang Sewu.

Waikota juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan mudik maupun saat beraktivitas di masa liburan.
Filda,salah satu warga mengaku terkesan dengan suasana salat Idul Fitri di Balai Kota.
Ia menyebutkan pengalaman tersebut memberikan kesan berbeda karena dapat merasakan kebersamaan secara langsung dengan banyak orang.
“Suasananya ramai dan hangat. Senang bisa ikut salat di sini dan bertemu langsung dengan ibu wali kota,” kisah Filda (All)


