Semarang,Seputarjateng.id – Menjaga kesehatan bukan hanya soal pola hidup, tetapi juga memastikan perlindungan kesehatan tetap aktif. Melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan terus mendorong peserta untuk disiplin membayar iuran agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, mengingatkan bahwa pergantian musim kerap membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, peserta JKN, khususnya segmen mandiri, diminta memastikan status kepesertaan tetap aktif dengan membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulan.
“Dengan kepesertaan yang aktif, peserta dapat langsung mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan tanpa kendala,” ungkapnya,Jumat(17/4)
Untuk mempermudah pembayaran, BPJS Kesehatan menyediakan beragam kanal, mulai dari bank, mobile banking, minimarket, hingga dompet digital. Tak hanya itu, inovasi juga terus dikembangkan melalui fitur autodebet pada aplikasi Mobile JKN.
Melalui fitur ini, iuran peserta akan terpotong otomatis dari rekening setiap bulan, sehingga risiko lupa bayar dapat dihindari. “Autodebet menjadi solusi praktis agar kepesertaan tetap aktif tanpa harus khawatir melewatkan tanggal pembayaran,” tambah Sari.
Kemudahan ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Bagas Dewangga (27). Ia mengaku sebelumnya kerap terlambat membayar iuran karena lupa. Namun setelah menggunakan autodebet, pembayaran menjadi lebih teratur.
“Sekarang tidak perlu khawatir lupa lagi, karena iuran langsung terbayar otomatis. Sangat membantu,” tuturnya
Pendaftaran autodebet pun terbilang mudah. Peserta cukup mengakses aplikasi Mobile JKN, lalu mengisi data seperti nama, NIK atau nomor JKN, nomor telepon, dan rekening bank yang akan digunakan.

Dengan kemudahan ini, BPJS Kesehatan berharap semakin banyak peserta memanfaatkan fitur autodebet, sehingga perlindungan kesehatan tetap terjaga kapan pun dibutuhkan.(All)


