Program MBG Jadi Terobosan Pemerintah Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Rekomendasi

Semarang – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti yang baru saja dilaksanakan di Kabupaten Semarang, pada Sabtu (18/4). Program MBG menjadi terobosan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan pentingnya penguatan gizi sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Muh Haris, M.Si, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Suparngadi, S.E, narasumber lokal Gatot Widodo Budianto, serta ratusan peserta yang merupakan warga sekitar.

Baca Juga:  Angka Kemiskinan di Kabupaten Kendal Turun 0,04 Persen pada 2024

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI Dr. H. Muh Haris, M.Si menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini juga menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka stunting serta memastikan tumbuh kembang generasi yang optimal.

“Program ini merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing, sekaligus memastikan negara hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Dr. H. Muh Haris, M.Si.

Baca Juga:  Wagub Taj Yasin Harap KONI Kuatkan Pembinaan Atlet Jateng

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dirancang untuk memastikan pelaksanaan yang tepat sasaran melalui pengawasan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak luas, termasuk dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis lokal.

Program MBG hadir sebagai solusi atas permasalahan mendasar terkait kekurangan asupan nutrisi pada anak-anak usia sekolah, mulai dari PAUD hingga jenjang menengah. 

Program MBG juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan, dengan melibatkan berbagai pihak seperti petani, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha kuliner dalam penyediaan bahan pangan bergizi. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut membuka lapangan kerja baru serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Baca Juga:  Program MBG Diperluas di Temanggung, Tekankan Peran Strategis BGN dan Partisipasi Masyarakat

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta berperan aktif dalam mendukung keberhasilan Program MBG sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkelanjutan.***

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini