Waka DPRD Jateng Dorong Pembangunan Infrastruktur Berbasis Aspirasi dan Berwawasan Lingkungan

Berita Rekomendasi

Seputarjateng.id – Pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah perlu dirancang dengan pendekatan yang lebih bijaksana, yaitu berbasis aspirasi masyarakat dan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Hal ini menjadi penekanan penting agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang, bukan sekadar menyelesaikan target fisik semata.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengusulkan agar proses perencanaan infrastruktur melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih substansial sejak tahap awal.

Menurutnya, banyak proyek infrastruktur yang kurang optimal karena perencanaan yang bersifat top-down dan minim dialog dengan masyarakat yang akan terdampak langsung.

Baca Juga:  Gubernur Luthfi Tegaskan Pengamanan dan Pelayanan Nataru Jadi Prioritas

“Kita harus membangun bukan hanya untuk memenuhi angka, tetapi untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat. Infrastruktur yang baik lahir dari mendengar suara rakyat dan memahami kondisi lingkungan setempat,” ujar Heri.

Ia menambahkan bahwa pendekatan partisipatif akan menghasilkan proyek yang lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan rasa memiliki masyarakat.

Heri melihat bahwa kesenjangan infrastruktur antara wilayah utara dan selatan Jawa Tengah masih menjadi tantangan serius. Akses jalan yang memadai, irigasi yang andal, serta konektivitas digital di daerah pedesaan dan pegunungan masih perlu mendapat perhatian lebih besar, agar pemerataan ekonomi dapat terwujud secara nyata.

Lebih jauh, Heri Pudyatmoko menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Baca Juga:  Selama 3 Bulan,Indosat Memblokiri 500 juta Panggilan Berpotensi Rugikan Pelanggan

Ia mengingatkan bahwa pembangunan yang mengabaikan aspek lingkungan sering kali justru menciptakan masalah baru di kemudian hari, seperti banjir, penurunan kualitas tanah pertanian, atau kerusakan ekosistem.

Dalam hal ini, Heri mendorong agar setiap proyek infrastruktur didahului dengan kajian lingkungan yang mendalam dan komprehensif, bukan sekadar formalitas.

“Pembangunan yang cerdas adalah yang mampu menyeimbangkan kemajuan manusia dengan tanggung jawab terhadap alam. Kita tidak boleh mewariskan beban lingkungan kepada generasi mendatang hanya demi pencapaian sesaat,” katanya.

Baca Juga:  Sinergi Pertamina Patra Niaga JBT dan Pemprov Jateng Hadirkan Sarana Air Bersih di Blora

Heri juga mengajak pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam merencanakan serta mengawasi proyek infrastruktur. Ia meyakini bahwa dengan pendekatan yang partisipatif dan berwawasan lingkungan, pembangunan infrastruktur akan menjadi instrumen yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Infrastruktur bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan juga tentang membangun fondasi kehidupan yang lebih baik, adil dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Jawa Tengah,” pungkasnya.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini