Doa Bersama, Santunan Anak Yatim, dan Sembako Warnai Bulan Bung Karno

Berita Rekomendasi

MAGELANG, SEPUTARJATENG.ID- Doa bersama untuk Bung Karno, santunan kepada puluhan anak yatim, dan pembagian paket sembako kepada sekitar seratus warga mewarnai Gerakan Bulan Bung Karno 2026 bertema “Cinta Anak Yatim, Gotong Royong untuk Indonesia” yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, di Dusun Karangjurang, Desa Girirejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2026). Sebelum doa bersama, kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Barzanji yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, relawan, dan warga setempat.

Gerakan Bulan Bung Karno 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang jasa dan pemikiran Bung Karno, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai perjuangannya melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Santunan kepada anak yatim dan pembagian sembako menjadi wujud kepedulian sosial yang dibangun dalam semangat gotong royong.

Baca Juga:  Hari Pertama Kampanye, Ahmad Luthfi Sambangi Pedagang Pasar Bulu

Bagi PDI Perjuangan, Bulan Juni memiliki makna historis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Di bulan inilah lahir Pancasila pada 1 Juni 1945, Bung Karno dilahirkan pada 6 Juni 1901, dan wafat pada 21 Juni 1970. Tiga peristiwa tersebut diperingati sebagai Bulan Bung Karno, sebuah momentum untuk merawat ingatan sejarah sekaligus menghidupkan nilai-nilai perjuangannya melalui kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Wibowo Prasetyo mengatakan Bulan Bung Karno harus menjadi momentum menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin Bulan Bung Karno tidak hanya dikenang, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu kami mengisinya dengan doa bersama, santunan kepada anak yatim, dan berbagi sembako kepada warga yang membutuhkan. Melalui acara semacam ini semangat gotong royong diharapkan terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Wibowo.

Baca Juga:  Haul Bung Karno, Warga Secang Doakan Sang Proklamator

Menurut anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga semangat kebersamaan.

“Semoga kegiatan sederhana ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia juga dimulai dari kepedulian terhadap sesama,” kata legislator dari Dapil Jawa Tengah VI ini.

Pembacaan Al-Barzanji dan doa bersama berlangsung khidmat sebagai ungkapan penghormatan kepada Bung Karno atas jasa-jasanya sebagai Proklamator, Presiden pertama Republik Indonesia, dan penggali Pancasila. Seusai doa bersama, Wibowo Prasetyo menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim, kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada sekitar seratus warga yang membutuhkan.

Tokoh agama setempat, Kiai Sinwani Jaelani, mengapresiasi kegiatan yang memadukan tradisi keagamaan dengan kepedulian sosial dalam satu rangkaian Bulan Bung Karno.

“Mendoakan para pendiri bangsa merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasanya. Ketika doa itu disertai kepedulian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan, nilai-nilai agama dan kemanusiaan berjalan beriringan. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan bagi masyarakat,” ungkap Kiai Sinwani Jaelani.

Baca Juga:  Hadapi Tantangan AI dan Bonus Demografi, Empat Pilar Harus Jadi Way of Life

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama anak-anak yatim, warga, tokoh agama, dan para relawan. Suasana sederhana namun penuh keakraban itu mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ruh kegiatan. Di Dusun Karangjurang, Bulan Bung Karno tahun ini tidak hanya diperingati melalui doa bersama, tetapi juga dihidupkan melalui kepedulian kepada sesama. Sebab, menghormati Bung Karno bukan hanya mengenang jasa-jasanya, melainkan meneruskan nilai perjuangannya dalam tindakan yang memberi manfaat bagi masyarakat.(**)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini