BULOG Perkuat Pasokan Beras SPHP Melalui Koperasi Desa

Berita Rekomendasi

DISTRIBUSI BERAS SPHP- Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyerahkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10). FOTO: DOK.BULOG

SEPUTARJATENG.ID, SUKOHARJO – Perum BULOG memperkuat pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (13/10), sebanyak 1.985 KDKMP di seluruh Indonesia masuk dalam cakupan pelayanan BULOG, dengan total pesanan beras mencapai 624 ton.Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 KDKMP telah mendapatkan pelayanan beras SPHP, sedangkan 1.249 KDKMP lainnya masih dalam proses pelayanan. Perluasan jaringan distribusi ini menjadi upaya BULOG mendekatkan akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat fungsi koperasi dalam memenuhi kebutuhan pangan di tingkat desa dan kelurahan.

Penguatan pelayanan tersebut sejalan dengan monitoring operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10). Pemantauan dilakukan serentak di 107 titik yang melibatkan 19 kementerian dan lembaga. Di Sukoharjo, peninjauan menyasar KDKMP Purbayan, Kadilangu, Menuran, dan Bentakan.

Baca Juga:  Indosat Apresiasi Dua Outlet Terbaik di Jateng, Beri Hadiah Sepeda Motor

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani. Dalam kesempatan itu, BULOG menunjukkan dukungannya terhadap operasionalisasi koperasi melalui penguatan pasokan dan distribusi beras SPHP.

Zulkifli Hasan menegaskan, percepatan operasionalisasi KDKMP menjadi langkah penting untuk memperkuat perekonomian desa sekaligus membangun jaringan distribusi pangan yang semakin dekat dengan masyarakat. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan pemangku kepentingan diperlukan agar koperasi dapat beroperasi secara optimal.

“KDKMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat distribusi pangan. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN diperlukan agar koperasi dapat beroperasi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menambahkan, keberadaan KDKMP diharapkan memperlancar distribusi barang kebutuhan pokok hingga tingkat desa dan kelurahan. Jaringan koperasi tersebut juga berpotensi meningkatkan efisiensi rantai pasok sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pangan.

Baca Juga:  PLN Jalankan Tiga Program TJSL untuk Masyarakat Kampung Adat Kuta

“KDKMP diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok, sehingga distribusi barang semakin efektif hingga tingkat desa dan kelurahan,” katanya.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, BULOG siap mendukung operasionalisasi KDKMP melalui optimalisasi kesiapan stok dan pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah. Menurutnya, koperasi dapat menjadi salah satu jaringan strategis untuk menjembatani ketersediaan stok pangan dengan kebutuhan masyarakat.

“BULOG berkomitmen menjaga kesiapan pasokan dan memperkuat pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah. Kami berharap KDKMP semakin berperan dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mendukung stabilisasi pasokan dan harga,” ungkapnya.

Khusus pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, pesanan beras SPHP tercatat mencapai 53,5 ton. BULOG menargetkan seluruh pesanan tersebut selesai dilayani pada 14 Oktober 2026 agar koperasi dapat segera mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Baca Juga:  BULOG Pastikan Stok Pangan Nasional dan Jawa Tengah Aman, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

BULOG juga memperkuat koordinasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Sinergi tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas penyaluran beras SPHP sekaligus memperkuat keberlanjutan operasional KDKMP sebagai pusat pelayanan kebutuhan pokok.

Melalui penguatan pasokan beras SPHP melalui koperasi desa, BULOG berharap distribusi pangan semakin merata, rantai pasok lebih pendek, serta akses masyarakat terhadap pangan terjangkau semakin luas. Keberadaan KDKMP juga diharapkan mendorong aktivitas perdagangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.

BULOG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasionalisasi KDKMP sebagai bagian dari program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan memperkuat ketahanan pangan nasional, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta mendukung swasembada pangan berkelanjutan.(har)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini