RSI Sultan Agung Ubah Limbah Lemak Tubuh Jadi Serum Regeneratif Dunia untuk Terapi Anti-Penuaan Eksklusif

Berita Rekomendasi

SEMARANG, SEPUTARJATENG.ID- Dunia kedokteran modern tengah menyaksikan pergeseran masif, di mana jaringan lemak yang selama ini dianggap sebagai “limbah medis” pasca-sedot lemak, kini disulap menjadi eliksir kehidupan baru. Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, melalui Klinik Eksekutif Avicenna, secara resmi memperkenalkan inovasi teknologi tingkat dunia yang mengintegrasikan seni bedah kosmetik dan ilmu biomolekuler: memanfaatkan jaringan lemak tubuh pasien sendiri untuk diolah menjadi terapi regeneratif dan anti-penuaan (*anti-aging*) premium.

Inovasi mutakhir ini dipelopori langsung oleh dr. H. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQUa, seorang ahli bedah umum berpengalaman, peneliti biomolekuler, sekaligus praktisi terapi sel yang mendalami aplikasi klinis sel punca (*stemcell*). Melalui sentuhan keahliannya, tumpukan lemak berlebih di area perut, paha, atau lengan yang biasanya dibuang, kini dipanen secara halus menggunakan metode *Awake Mini-Liposuction*.

Prosedur pemanenan lemak ini mengadopsi standar emas yang kini berkembang pesat di pusat-pusat estetika dunia seperti Korea Selatan, Jepang, Cina, Turki, Amerika Serikat, hingga Eropa. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan *Tumescent Local Anesthesia* (TLA) atau anestesi lokal khusus. Pasien tetap dalam kondisi sadar penuh selama tindakan (*awake*), terbebas dari risiko komplikasi bius total, serta tidak merasakan nyeri sama sekali. Penggunaan mikrokannula berujung tumpul memastikan pembuluh darah dan saraf di sekitar lemak tidak cedera, sehingga meminimalkan memar dan memberikan efek pemulihan instan tanpa waktu henti (*zero downtime*).

Baca Juga:  Terapi Secretome dan Stem Cell, Harapan Baru Pulihkan Fungsi Tubuh

Secara biomolekuler, teknik anestesi lokal ini menjaga viabilitas atau daya hidup sel lemak tetap tinggi karena tidak terpapar racun obat bius sistemik. Lemak yang berhasil diekstraksi kemudian langsung diproses di laboratorium dengan prinsip *Minimal Manipulation* (manipulasi minimal). Melalui teknik sentrifugasi mekanis yang presisi tanpa campuran bahan kimia berbahaya, lemak murni dipisahkan hingga menghasilkan ekstrak serum kaya sel yang disebut *Adipose-Derived Stromal Vascular Fraction* (AD-SVF). Serum pekat ini mengandung jutaan sel punca mesenkim, sel endotel, dan badai faktor pertumbuhan (*growth factors*) alami yang bertindak sebagai “pabrik obat” bagi tubuh.

Baca Juga:  Nawal Yasin Luncurkan Kapulaga untuk Penguatan Ekonomi Keluarga

Hebatnya, ekstrak serum SVF hasil olahan limbah lemak ini memiliki spektrum aplikasi klinis yang sangat luas. Ketika disuntikkan kembali ke kulit wajah yang keriput, serum ini merangsang fibroblas untuk memproduksi kolagen dan elastin secara masif, mengencangkan kulit, dan mengembalikan keremajaan dari dalam. Di bidang estetika tubuh, serum ini digunakan dalam teknik *Autologous Fat Grafting* untuk mengencangkan dan menambah volume payudara secara alami, dengan tingkat kelangsungan hidup sel mencapai di atas 80 persen tanpa risiko penolakan benda asing seperti pada implan silikon.

Lebih jauh lagi, inovasi ini juga merambah pada peningkatan kesehatan seksual. Injeksi SVF pada alat kelamin pria mampu memperbaiki neovaskularisasi (pembentukan pembuluh darah baru) yang mengoptimalkan fungsi kejantanan dan mengatasi disfungsi ereksi. Sementara pada wanita, terapi ini meremajakan jaringan mukosa serta mengencangkan organ intim yang mengendur akibat penuaan. Di dunia trikologi, serum SVF terbukti efektif membangunkan folikel rambut yang tertidur untuk mengatasi masalah kebotakan (*alopecia*), membuat rambut tumbuh lebih tebal dan lebat.

Tidak hanya untuk estetika, kapasitas anti-inflamasi sel punca dalam SVF ini juga menjadi jawaban bagi penderita nyeri kronis, seperti osteoarthritis sendi lutut. Sel punca secara cerdas melepaskan sitokin anti-nyeri yang memblokir peradangan sekaligus merangsang regenerasi tulang rawan yang aus, memberikan kesembuhan fungsional jangka panjang.Demi menjaga kenyamanan dan privasi tingkat tinggi, layanan kelas dunia ini diselenggarakan secara sangat privat dan eksklusif pada waktu praktik sore hari di Klinik Eksekutif Avicenna, RSI Sultan Agung Semarang. Mengerti akan kebutuhan para eksekutif dan tokoh masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, dr. Agus Ujianto juga menghadirkan layanan *Homecare* dan *Home Visite*. Melalui layanan premium ini, seluruh proses evaluasi klinis, pemantauan pasca-tindakan, hingga perawatan lanjutan dapat dilakukan langsung di dalam kenyamanan kediaman pribadi pasien oleh tim medis profesional. Kehadiran inovasi ini menegaskan posisi RSI Sultan Agung di garda terdepan kedokteran regeneratif global yang siap meningkatkan kualitas hidup dan *longevity* masyarakat secara paripurna.(**)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini