Harga Mulai Rp298 Juta, BYD M6 DM Jadi Pilihan Hybrid Terjangkau Pasar Jateng

Berita Rekomendasi

Semarang,Seputarjateng.id – PT BYD Motor Indonesia semakin serius menggarap pasar otomotif Jawa Tengah dengan menghadirkan BYD M6 DM, kendaraan hybrid terbaru yang menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, fleksibilitas penggunaan, dan teknologi elektrifikasi. Dengan harga mulai Rp298 juta hingga Rp380 juta, BYD M6 DM hadir sebagai salah satu pilihan kendaraan hybrid yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Hal ini diungkapkan Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan
di sela sela kegiatan Media Challenge BYD M6 DM, Senin(15/6,2026) di dealer BYD HAKA,jalan Kompol Maksum, Semarang.

Ia mengatakan teknologi Dual Mode (DM) yang diusung M6 DM telah terbukti sukses di berbagai negara dan menjadi salah satu kekuatan utama BYD dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan.

“Secara global, penjualan kendaraan BYD sudah mencapai sekitar 16,5 juta unit. Hampir separuhnya merupakan kendaraan yang menggunakan teknologi DM,” jelas Luther.

Luther menjelaskan, keputusan menghadirkan M6 DM di Indonesia dilatarbelakangi kondisi pasar yang masih membutuhkan solusi transisi menuju kendaraan listrik penuh. Infrastruktur pengisian daya yang belum merata di sejumlah daerah menjadi salah satu pertimbangan utama.

Baca Juga:  Gubernur Ahmad Luthfi Petakan Daerah High-Risk Jateng Jelang Puncak Hujan

Selain itu, menurut Luther, masih banyak konsumen yang menginginkan kendaraan hemat energi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fasilitas pengisian listrik. Kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi juga menjadi faktor pendorong hadirnya teknologi hybrid.

“Kami melihat kendaraan hybrid dapat menjadi jembatan bagi masyarakat menuju era elektrifikasi. Karena itu, momentum menghadirkan teknologi DM di Indonesia dinilai sangat tepat,” ucapnya.

Ia menjelaskan BYD M6 DM dirancang untuk memenuhi karakteristik kendaraan yang banyak diminati masyarakat Indonesia, yakni multifungsi, tangguh, ekonomis, dan efisien dalam konsumsi energi. Kendaraan ini juga ditujukan untuk kebutuhan keluarga maupun aktivitas usaha.

Untuk pasar Indonesia, BYD M6 DM tersedia dalam lima pilihan varian meliputi Standard, Superior Standard, Classic, Advance Superior, dan Premium. Soal harga terjangkau ditawarkan secara nasional berkisar Rp298 juta hingga Rp380 juta sesuai tipe dan spesifikasi yang dipilih.

Dengan harga yang kompetitif tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati teknologi hybrid. Meski demikian, harga di masing-masing daerah dapat berbeda karena dipengaruhi komponen pajak dan biaya distribusi.

Baca Juga:  Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak Perubahan dan Kolaborasi di Jateng

Menurut Luther bahwa BYD saat ini mulai mendistribusikan unit M6 DM ke berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah kendaraan telah tersedia di jaringan dealer sebagai unit display sekaligus sarana pengenalan produk kepada masyarakat.

Disebutkan antusiasme pasar terhadap kendaraan tersebut dinilai cukup tinggi. Sejak harga resmi diumumkan, jumlah calon konsumen yang menyatakan minat disebut telah mencapai ribuan orang dari berbagai daerah.

Untuk menunjang kenyamanan pelanggan, BYD juga memperkuat layanan purnajual melalui sekitar 90 showroom yang telah dilengkapi fasilitas perawatan kendaraan listrik maupun hybrid.

“Sejak awal kami membangun jaringan dealer yang siap melayani kendaraan listrik dan hybrid sekaligus, sehingga kebutuhan servis dan maintenance pelanggan sudah dapat terakomodasi dengan baik,”tuturnya

Baca Juga:  iPhone 17 Dan IM3 Platinum Hadirkan Kebebasan Tanpa Batas, Traveling Bebas Roaming!

Di Jawa Tengah sendiri, BYD mencatat perkembangan pasar yang positif. Dari sekitar 1.600 kendaraan listrik yang beroperasi di wilayah tersebut, BYD menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar. Luther menilai capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk BYD.

Kehadiran jaringan dealer yang semakin luas juga menjadi faktor penting dalam memperkuat penetrasi pasar. Saat ini BYD telah memiliki dealer di Semarang, Surakarta, dan Yogyakarta.

Ia menambahkan perusahaan juga berencana memperluas jaringan pemasaran dengan membuka empat showroom baru secara bersamaan pada 17 Juni mendatang.

“Pembukaan empat showroom baru ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus mengembangkan pasar dan memberikan layanan yang lebih dekat kepada konsumen di Jawa Tengah,” demikian Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan.(All)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini