BRILink Agen Miya Tumbuh Bersama Warga, Mohammad Ali Layani hingga 150 Transaksi Sehari

Berita Rekomendasi

BRILINK AGEN MIYA – Mohammad Ali S menjalankan layanan transaksi keuangan melalui BRILink Agen Miya di Alfa Cell, Kajen, Kabupaten Pati. Berawal dari usaha konter dan servis handphone, ia kini melayani 100 hingga 150 transaksi setiap hari, sekaligus membantu masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan lebih dekat. FOTO: DOK. BRILINK

SEPUTARJATENG.ID, PATI – Pagi hingga malam, aktivitas di Alfa Cell, Kajen, Kabupaten Pati, tidak hanya diisi pelanggan yang membeli pulsa atau memperbaiki handphone. Tempat usaha milik Mohammad Ali S tersebut juga menjadi tujuan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan melalui BRILink Agen Miya.

Berlokasi di kompleks pertokoan depan Makam KH Ahmad Mutamakkin, Kajen, Margoyoso, layanan ini berkembang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sekitar. Mulai dari transfer uang hingga tarik tunai, berbagai transaksi dilayani dengan waktu operasional yang cukup panjang.

Kehadiran BRILink di Alfa Cell berawal dari langkah Ali membaca peluang usaha pada 2017. Saat itu, ia yang telah menjalankan konter dan servis handphone melihat perkembangan transaksi digital sebagai kesempatan untuk memperluas bidang usahanya.

Ia kemudian bergabung menjadi BRILink Agen karena menilai layanan tersebut memiliki prospek seiring perubahan kebutuhan masyarakat. Selain mengembangkan bisnis, ia juga ingin memberikan kemudahan akses transaksi keuangan bagi warga di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:  Gus Yasin Semangati Korban Bullying di Kebumen, Belikan Sepeda untuk Sekolah

“Awalnya saya menjalankan usaha konter handphone dan servis handphone. Kemudian pada 2017 bergabung menjadi Agen BRILink karena jenis usaha ini sesuai dengan perkembangan zaman dan digitalisasi,” ungkap Ali.

Keputusan tersebut membawa perkembangan baru bagi usahanya. Layanan transaksi keuangan semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu aktivitas utama di Alfa Cell.

Dalam sehari, Ali rata-rata melayani 100 hingga 150 transaksi. Sementara dalam satu bulan, jumlahnya bisa mencapai 5.000 sampai 7.000 transaksi, dengan transfer dan tarik tunai mendominasi kebutuhan pelanggan.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan di luar kantor perbankan. Pengguna BRILink Agen Miya berasal dari berbagai kalangan yang membutuhkan kemudahan transaksi untuk kepentingan pribadi maupun keluarga.

Ali pun memberikan waktu pelayanan mulai pukul 07.00 hingga 22.00. Jam operasional tersebut memungkinkan masyarakat melakukan transaksi dengan lebih fleksibel, termasuk ketika memiliki kesibukan pada jam kerja.

Menurutnya, layanan BRILink menjadi alternatif penting ketika masyarakat tidak dapat mengakses layanan perbankan secara langsung. Terutama saat hari libur, ATM mengalami gangguan, atau warga membutuhkan transaksi di luar jam operasional bank.

Baca Juga:  BRI Kantor Cabang Pemalang Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan, PHK Oknum Pelaku Korupsi

“BRILink Agen sangat membantu masyarakat, terutama ketika hari libur, saat mesin ATM mengalami kerusakan, atau ketika masyarakat memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke bank,” katanya.

Ada pengalaman yang membuat Ali semakin merasakan manfaat dari layanan yang dijalankannya. Beberapa kali, masyarakat tetap mendatangi tokonya meskipun sudah tutup karena harus menyelesaikan kebutuhan keuangan yang bersifat mendesak.

Kebutuhan tersebut bahkan berkaitan dengan situasi penting dalam kehidupan keluarga, seperti pembayaran biaya operasi maupun keperluan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Dalam kondisi demikian, masyarakat membutuhkan layanan yang bisa diakses tanpa harus menunggu hari berikutnya.

“Kadang toko sudah tutup, tetapi masih ada masyarakat yang datang mengetuk pintu karena kebutuhan mendesak. Misalnya untuk pembayaran operasi atau keperluan ketika ada keluarga yang meninggal,” tuturnya.

Bagi Ali, pengalaman itu menjadi pengingat bahwa layanan yang diberikan bukan sekadar aktivitas transaksi. Ada kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang harus dibantu, sehingga ia berusaha tetap memberikan pelayanan ketika memungkinkan.

Baca Juga:  BRI Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Sosialisasi BCM Penanganan Banjir dan Kebakaran

Dari sisi pengembangan usaha, kehadiran BRILink memberikan dampak positif bagi Alfa Cell. Layanan yang semakin beragam membuat tempat usahanya memiliki fungsi lebih luas, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dalam menjalankan operasional, Ali juga mendapatkan dukungan dari BRI. Dukungan tersebut mencakup pembinaan bagi agen serta bantuan penggantian perangkat apabila alat transaksi mengalami kerusakan.

Menurutnya, dukungan itu membantu menjaga kelancaran pelayanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ia berharap pembinaan serta peningkatan fasilitas terus dilakukan agar agen semakin siap menghadapi perkembangan kebutuhan transaksi digital.

“BRILink Agen saat ini sudah menjadi salah satu bisnis yang melekat dengan kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan ke depan selalu berbenah dan tetap bisa menjadi solusi bagi masyarakat seiring perkembangan zaman yang semakin signifikan,” pungkasnya.

Bagi Mohammad Ali, perjalanan sejak 2017 menjadi BRILink Agen telah mempertemukan perkembangan usaha dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dari sebuah konter handphone, Alfa Cell kini menjadi tempat warga mendapatkan layanan transaksi keuangan dengan lebih mudah. Kepercayaan pelanggan yang tumbuh dari pelayanan sehari-hari menjadi modal penting untuk terus mengembangkan usaha tersebut. (har)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini