Semarang, Seputarjateng.id — Lonjakan aktivitas digital masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong pertumbuhan trafik data Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara signifikan. Sepanjang periode 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data nasional Indosat tumbuh double digit, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari normal dan lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan trafik ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga meluas ke daerah wisata dan wilayah dengan aktivitas digital yang sebelumnya relatif terbatas. Di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Indosat mencatat peningkatan trafik hingga 1,1 kali lipat dibandingkan rata-rata hari normal, dengan puncak penggunaan terjadi pada 1 Januari 2026.
Beberapa wilayah mencatat lonjakan tertinggi, antara lain Klaten sebesar 28,41 persen, Wonogiri 27,93 persen, Magelang 23,55 persen, Semarang 23,45 persen, dan Gunungkidul 21,83 persen. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan pertumbuhan trafik data mencerminkan semakin matangnya ekosistem ekonomi digital nasional.
“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga di area wisata dan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini menunjukkan perluasan dampak layanan digital bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk menjaga keandalan jaringan di tengah lonjakan trafik, Indosat mengandalkan Digital Intelligence Operations Center (DIOC) berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan dan penyesuaian kapasitas jaringan secara real time. Teknologi ini memastikan layanan tetap stabil, termasuk untuk kebutuhan video streaming dan gim.

Selama periode Nataru, lima aplikasi dengan konsumsi data tertinggi di jaringan Indosat adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Seluruh aktivitas tersebut ditopang oleh lebih dari 208 ribu BTS 4G serta 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan BTS 4G mencapai 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain fokus pada periode liburan, Indosat juga melanjutkan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh dan sejumlah daerah di Sumatra. Hingga awal Januari 2026, pemulihan jaringan Indosat di Aceh telah mencapai 97,5 persen.
Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konektivitas sebagai kebutuhan penting masyarakat, baik dalam situasi normal, masa liburan, maupun pada fase pemulihan pascabencana.(All)



