Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan: Kunjungan Naik 24,7 Persen Hotel Nyaris Penuh

Berita Rekomendasi

Semarang,Seputarjateng.id– Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai ikon pariwisata unggulan di Jawa Tengah. Selama libur Idul Fitri 1447 Hijriyah, jumlah kunjungan wisatawan melonjak signifikan, bahkan menjadi yang tertinggi di provinsi tersebut.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengungkapkan sejak H-7 hingga H+4 Lebaran (13–25 Maret 2026), jumlah wisatawan domestik yang datang ke kawasan Kota Lama mencapai 222.856 orang.
“Angka ini meningkat 24,72 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya 178.683 pengunjung. Ini menunjukkan transformasi Kota Semarang sebagai destinasi wisata semakin kuat,” tutur Agustina , Jumat (27/3).

Baca Juga:  Dari Lemari ke Bursa: Ajakan Irwan Hidayat Mengubah Cara Orang Indonesia Mengelola Uang

Lonjakan kunjungan tersebut juga berdampak langsung pada sektor perhotelan. Tingkat hunian kamar atau okupansi hotel di Semarang bahkan menembus 95,53 persen pada hari kedua Lebaran—menjadi indikator bahwa wisatawan tidak sekadar singgah, tetapi memilih untuk menikmati kota lebih lama.

Meski demikian, tingginya antusiasme wisatawan turut menghadirkan sejumlah tantangan. Kepadatan pengunjung dan keterbatasan lahan parkir di kawasan Kota Lama menjadi perhatian utama Pemkot Semarang.
“Kami akan melakukan evaluasi agar distribusi wisata lebih merata. Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian untuk memperkuat SOP mitigasi serta penyediaan fasilitas peneduh di destinasi luar ruang,” jelasnya.

Baca Juga:  Cegah Penyebaran PMK, 5 Pasar Hewan di Sragen Ditutup Hingga Akhir Januari 2025

Ke depan, Pemkot Semarang berkomitmen menjaga tren positif ini dengan memperkuat destinasi unggulan serta menghadirkan kalender event yang lebih variatif. Strategi yang disiapkan mencakup revitalisasi kawasan dan pengembangan konsep experience-based tourism, seperti festival kuliner dan atraksi berbasis komunitas.

Agustina juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran warga yang ramah serta pelaku wisata yang konsisten menjaga kualitas layanan. Kita harus terus adaptif agar citra positif pariwisata Semarang tetap terjaga,”demikian Walikota Agustina Wilujeng.(All)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini