SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melakukan penyegaran manajemen dengan memperbarui susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (9/4). Dalam agenda yang sama, perseroan juga menetapkan pembagian dividen sebesar Rp1,1 triliun dari laba tahun buku 2025.
Direktur Utama Irwan Hidayat menjelaskan, perubahan komposisi direksi merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih responsif terhadap perkembangan bisnis.
“Langkah ini diambil untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan ke depan,” ujarnya.
Dalam susunan terbaru, Irwan Hidayat tetap memimpin bersama David Hidayat, Maria Reviani, Budiyanto, dan Darmadji Sidik. Manajemen optimistis formasi ini mampu meningkatkan efektivitas serta ketepatan dalam pengambilan keputusan strategis.
Sepanjang 2025, kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif. Penjualan tercatat mencapai Rp4,08 triliun atau naik 4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih berhasil menyentuh Rp1,23 triliun, dengan marjin operasi 38 persen dan marjin bersih 30 persen.
Capaian tersebut diraih di tengah berbagai tantangan global, seperti pola konsumsi yang lebih selektif hingga fluktuasi nilai tukar. Meski demikian, perseroan tetap mampu menjaga stabilitas dan profitabilitas usaha.

Kinerja ekspor juga mencatatkan peningkatan signifikan dengan pertumbuhan 31 persen dan kontribusi 9 persen terhadap total penjualan. Produk Sido Muncul kini semakin diterima di pasar internasional, termasuk Malaysia, Nigeria, dan Filipina.
Di sisi lain, susunan Dewan Komisaris tidak mengalami perubahan sebagai upaya menjaga kesinambungan pengawasan perusahaan. Sinergi antara direksi dan komisaris diharapkan terus terjaga untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Memasuki 2026, manajemen melihat prospek usaha tetap positif seiring membaiknya daya beli masyarakat dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan.(**)



